Yes Spa Helm, Peluang Bisnis dari Mesin Cuci Helm Otomatis
Tuesday, 10 November 2009
Yes Spa Helm Bisnis cuci helm yang sekarang marak dijumpai masih dikerjakan secara manual. Konsekuensinya, waktu dan hasil yang didapat menjadi kurang maksimal. Sirfanda mencoba menjawab problem tersebut dengan menciptakan mesin cuci helm yang bisa bekerja secara otomatis. Lebih ringkas dan ekonomis. Wiyono
Sebagai perkakas ‘wajib’ bagi pengendara sepeda motor, helm mempunyai tingkat pemakaian yang tergolong tinggi. Jadi wajar saja jika benda yang fungsinya sebagai pelindung kepala ini mudah kotor terkena debu dan keringat. Tapi pernahkah Anda terpikir untuk sekedar mencucinya? Mungkin ada segelintir orang yang nau melakukannya. Tapi asal tahu saja, mencuci helm tidak sama dengan mencuci pakaian yang cukup direndam, dikucek, dibilas, lalu dijemur hingga kering.
Mencuci helm butuh kesabaran dan ketelatenan karena prosesnya tidak singkat. Jika ingin melakukannya, pertama lepaskan kaca dan pelapis busa terlebih dahulu, lalu dicuci. Setelah proses mencuci selesai itu pun masih diperlukan waktu sehari hingga dua hari untuk memastikan helm benar-benar dalam keadaan kering. Itulah sebabnya mengapa pemakai sepeda motor enggan atau jarang mencuci sendiri helm yang biasa mereka pakai. Terlebih belum tentu mereka punya helm cadangan.
Yes Spa Helm Untungnya, sekarang mulai bermunculan jasa pencucian helm. Tapi kebanyakan proses pengerjaannya masih menggunakan cara-cara manual. Bedanya dengan mencuci sendiri, mereka memakai peralatan blower dan heater sehingga waktunya menjadi lebih singkat. Waktu yang diperlukan rata-rata berkisar 1 jam hingga 1,5 jam. Agar mur dan baut tidak gampang aus karena sering dicuci maka sehingga tidak perlu lagi dilakukan bongkar pasang saat proses mencuci.
Necessity is the mother of invention! Gagasan di atas menjadi inspirasi buat Sirfanda Meiro Siregar dan rekan-rakannya sebagai sebuah peluang. Sirfanda bersama Heru Herlambang dan dua orang temannya sepakat mendirikan Yes Spa Helm yang fokus memproduksi dan memasarkan mesin cuci helm otomatis.
Mesin cuci helm tersebut, menurut Sirfanda, memiliki konsep layaknya mesin cuci pakaian. Namun hanya berbeda dalam hal bentuknya saja. Pada mesin berbobot hampir 200 kg itu, misalnya, terdapat ruang pencucian, spinner, serta ruang pengeringan.